Dilarang Menyontek
Mentari bersinar kekuningan. Kicau burung perlahan menghilang bersama mengeringnya embun. Suasana di dalam ruang kelas terasa tenang dan sunyi. Murid-murid asyik menatap lembaran kertas soal di tiap meja mereka. Ya, mereka siap untuk berperang. Tetapi bukan perang seperti zaman sejarah. Melainkan perang fikiran dan konsentrasi demi mendapatkan nilai terbaik sebagai seorang siswa. Sesekali bunyi pintu berdecit mencoba untuk memecah keheningan. Tetapi mereka asyik tenggelam dalam fikiran mereka masing-masing. Berulang kali Mita menatap jam yang menempel pada dinding dan guru pengawas secara bergantian. Mencari tahu berapa banyak waktu yang tersisa. “Jangan mencontek ataupun bekerja sama. jika diantara kalian diketahui melakukan kecurangan, maka nilai kalian akan ibu anggap nol. kalian mengerti?” ucap sang guru memperingatkan.Semua terdiam. Tanpa ada yang berani menyahut.Mereka memilih sibuk mengerjakan soal ujian mereka. Diam-diam Mita memergoki Dera mengambil kertas contekan...